Pentingnya Pembelajaran Penghijauan: Mahasiswa PMM UMM Kelompok 6 Ajarkan Anak TK DHARMA WANITA II Karangbesuki Melalui Proyek Botol Bekas

 Malang 23 Februari 2024 - Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib dilakukan bagi semua mahasiswa yang sedang aktif di universitas tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh  kelompok 6 gelombang 5 pada tanggal 22 Januari 2024. PMM ini menjadi sarana bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai kegiatan positif kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di TK DHARMA WANITA II Jalan Candi Badut, Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang,Jawa Timur Indonesia.


Disini kami terdiri dari 5 anggota yaitu, Ari Asmaul Khusnah sebagai ketua pelaksana, Zalfa Alivia Yasmin(Humas),Salma Faticha Zahra (Sekretaris),Shalju Any Permadany (Bendahara),Dea Fadillah Nuraini (PDD).Dengan Dosen Pembimbing ( DPL ) kita yaitu,Ibu Widiya Yutanti,S.Sos,M.A. Kegiatan ini dapat menjadikan pembelajaran dan pengalaman yang berharga dan mengasyikkan. Sebelum memulai Praktek di Lapangan, penting bagi Anak-anak memahami materi tentang Tanaman waktu di dalam kelas.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjalankan kegiatan Program Mahasiswa Mandiri (PMM) dengan fokus pada upaya penghijauan melalui penggunaan botol bekas yang didaur ulang. Ini menjadi langkah penting dalam memberikan pembelajaran yang berkelanjutan tentang kepedulian lingkungan. Melalui inisiatif ini, mahasiswa tidak hanya memberikan perhatian terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga mengedukasi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita 2, tentang pentingnya penghijauan dan praktik daur ulang. Dengan memberikan pot dari botol bekas kepada anak-anak, mereka diajak untuk mengenali pentingnya menjaga alam sejak dini, serta memahami bagaimana setiap tindakan kecil dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Langkah ini tidak hanya membentuk kesadaran ekologis pada generasi muda, tetapi juga menciptakan hubungan yang lebih kuat antara perguruan tinggi, masyarakat, dan anak-anak dalam upaya bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.


Dalam konteks ini, kegiatan PMM mahasiswa UMM bukan hanya tentang menyediakan pot tanaman dari botol bekas, tetapi juga tentang memberikan pemahaman mendalam kepada anak-anak TK tentang pentingnya menjaga lingkungan dan praktik-praktik ramah lingkungan seperti daur ulang. Melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diperkenalkan dengan konsep sederhana tentang bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam melestarikan lingkungan melalui tindakan sederhana seperti memanfaatkan botol bekas sebagai pot tanaman.Untuk melaksanakan program ini dengan sukses, beberapa keperluan yang dibutuhkan termasuk botol bekas dalam jumlah yang cukup, tanaman yang sesuai untuk ditanam dalam pot botol, perlengkapan taman seperti tanah, pupuk, dan peralatan penanaman, serta dukungan dari para tenaga pengajar dan orang tua siswa. Dengan kolaborasi antara mahasiswa UMM, TK Dharma Wanita 2, serta stakeholder lainnya, diharapkan program ini dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung gerakan penghijauan dan pembelajaran lingkungan di kalangan anak-anak sejak usia dini."



Komentar